Thursday, 26 May 2011

Fish and Chips




Kemarin.. rasanya malas harus racik meracik bumbu masakan, ingat di lemari es ada ikan segar ... tadinya ingin di masak yang lain..  jadilah Fish and Chips.. makan ini sekali - kali boleh.. jangan keseringan.. :D

Fish and Chips
by Vivi Nowotny

Bahan:
1 - 2 fillet Ikan kakap atau cod atau dory - fish ( saya gunakan Kalbejau ), dibiarkan lebar atau bisa di potong - potong sesuai selera.
Garam, untuk taburan
Merica, untuk taburam
1 sdm tepung maizena atau tepung beras bisa juga
Minyak sayur untuk menggoreng

Adonan :
250 gr Tepung terigu serba guna
1 sdt Garam
1 sdt Baking Powder
1/2 sdt Merica
1/2 sdt Kaldu ayam ( saya tidak pakai )
1 btr Telur
350 ml Air putih bersoda ( atau bisa diganti : Sprite )

Pelengkap :
Ketang goreng
Saus tartar
Saus sambal pedas

Caranya :
1. Cuci bersih ikan, lalu lap menggunakan paper towel atau lap bersih sampai kering, taburi garam dan merica secukupnya.
2. Siapkan tepung beras di salam piring, sisihkan.
3. Semua bahan adonan di campur dan aduk rata. Air dapat di tambahkan kembali untuk kekentalan yang di inginkan. Sisihkan.
4. Panaskan minyak menggunakan api sedang. Gulingkan ikan ke dalam tepung beras, celupkan ke dalam adonan dan goreng ke dalam minyak panas, hingga berwarna cokelat keemasan atau matang. Angkat. Tiriskan di atas paper towel
5. Sajikan bersama kentang goreng, irisan jeruk lemon dan saus sambal pedas atau biasanya dengan saus tartar.

Note :
1. Sajikan juga bersama Salad sayuran.
2. Air soda bisa ganti selain Sprite juga bisa menggunakan susu atau air saja.
3. Air soda berguna untuk mengembangkan dan merenyahkan kulit adonan.
4. Jadi jika menggunakan susu, bisa di tambahkan 1 sdt baking soda.


Air putih bersoda


Friday, 20 May 2011

Satai Daging serai ( Suon Nuong Xa )




Daging serai ini salah satu masakan vietnam, rasa dan harum serainya yang wangi dan menurut saya enak, karena saya penyuka serai. Di makan bersama dengan kecap ikan pedas dan acar timun... passsss ^_^


Satai Daging Serai
Modified by Vivi Nowotny

Bahan :
3 - 4 btg Serai, ambil bagian putihnya´, parut.
60 ml Kecap Ikan
50 gr Gula pasir
2 sdm Minyak sayur
3 siung Bawang putih, cincang halus
500 - 700 gr Daging sapi has dalam, Iris agak tipis
Tusuk satai ( Optional )

Pelengkap :
Acar timun
Kecap Ikan Pedas ** Resep **

Caranya :
1. Campur dan aduk rata Kecap Ikan dan gula hingga gula larut.
2. Masukkan minyak, serai parut dan bawang putih kedalam campuran kecap ikan tadi, aduk rata. Lalu masukkan daging iris, aduk rata kembali. Simpan di dalam wadah kedap udara atau di tutup dengan pelastik. Simpan di dalam lemari es sekitar 20 menit atau lebih.
3. Tusuk daging sapi dengan tusukan satai. Bakar atau bisa di panggang dengan oven suhu 200 - 210°C hingga matang.
4. Sajikan bersama nasi panas dan pelengkap.

Note :
1. Tusuk satai sebelum di gunakan lebih baik di rendam dengan air sekitar 30 menit atau lebih, supaya tusuk satai tidak gosong saat di bakar / panggang.

---

Kecap Ikan Pedas (Nuoc cham )

Bahan :
120 ml Kecap ikan
80 gr Gula pasir
120 ml Air perasan jeruk lemon
1 siung bawang putih, cincang halus
2 - 4 bh Cabai rawit, iris tipis ( menurut selera )

Caranya :
1. Aduk rata Kecap ikan dengan gula sampai gula larut.
2. Masukkan sisa bahn ke dalam campuran kecap ikan, aduk, sajikan.


Wednesday, 18 May 2011

Almond Blondies




Ohhh ... Kalau warnanya cokelat di sebutnya Brownies... Kalau untuk yang warna kuning keemasan di sebutnya Blondies... :D !! ... Saya baru tahu dari sewaktu beli buku resepnya Susanna Tee .. :D .. Lama ingin nyoba salah satu resep dari buku ini dan baru sekarang bisa  'nyicipin' ... Mmmmmmmm Moist ^_^


Almond Blondies
source. Susanna Tee
modified. Vivi Nowotny

Bahan :
250 gr Unsalted Butter
175 gr Gula Kastor 
50 gr Cokelat Putih, utuh
Garam sedikit
4 btr Telur
1/2 sdt Vanilla essence ( atau air perasan lemon )
260 gr All purpose flour
1 sdm Baking powder
100 gr Coklat putih, cincang  ( Saya - Cokelat putih Lindt Almond, jadi tidak memerlukan tambahan Kacang Almond lagi )
50 gr Kacang Almond, cincang

Caranya :
1. Panaskan Oven dengan suhu 180°C dan siapkan loyang ukuran 20 x 30 cm. olesi dengan mentega dan alasi dengan kertas roti. Sisihkan.
2. Campur dan ayak Tepung terigu dan baking powder. Kemudian masukkan cincangan cokelat putih. aduk rata. Sisihkan
3. Masukkan ke dalam panci Unsalted Butter, Garam, Gula kastor dan Cokelat putih utuh .Garang di api yang sangat kecil. Aduk - aduk sampai tercampur rata dan gula larut. Angkat. Masukkan ke dalam wadah yang lebih besar. Dinginkan.
4. Masukkan telur bersamaan kedalam campuran unslated butter tadi, Kocok menggunakan mixer dengan kecepatan medium. lalu masukkan Vanilla sampai adonan tercampur rata. ( tidak perlu sampai kocokan telur berjejak ). Matikan mixer.
5. Masukkan campuran tepung tadi, sedikit demi sedikit sambil di aduk menggunakan spatula atau sendok kayu, campur rata.
6. Masukkan adonan ke dalam loyang. Panggang sekitar 30 - 35 menit. Test tusuk. Angkat. Dinginkan sebentar hingga hangat. Potong - potong. Sajikan selagi hangat. :)

Note :
1. Selain kacang Almond bisa menggunakan kacang mete atau menurut selera.
2. Atau gunakan campuran selain kacang - kacangan. Seperti Prunes atau Buah segar seperti raspberries atau Cokelat chips dsb.




Wednesday, 11 May 2011

Kue Tapel Pisang dan Nangka ( khas Cirebon )




Alhamdulillah sudah masuk LBT#5 dengan mengangkat tema Kue Tradisional Indonesia. Kue asli Indonesia sangat beragam dan rasa nggak kalah dengan kue luar. Tentunya bahan - bahan untuk kue kita sangat mudah di dapat dan cara pembuatannya pun sangat sederhana. Para LBTers di LBT#5 ini semua menyajikan beragam kue tradisional yang beragam, dengan kehebatan kreatifitas masing - masing, parade kue tradisonal sangat indah dan cantik sekali. Terimakasih LBTers. Bravo untuk semua ^_^


Saya di LBt#5 ini memilih kue basah dan kering, salah satunya adalah Kue Tapel yang termasuk kue yang sudah jarang di temui dan salah satu kue jadul, tapiiiiii rasanya .. mmmmmmmm... enak sekali... psstttt Tetanggaku saja ketagihan... hehehehe :D




KUE TAPEL PISANG dan NANGKA ( khas Cirebon )
by Vivi Nowotny


Bahan :
125 gr Tepung Ketan
60 gr Kelapa Parut ( atau gunakan Kelapa Kering )
100 - 120 ml Air panas.
Garam sedikit.


Isi :
1 Buah Pisang potong - potong  ( agak tipis ) atau Buah Nangka, Potong dadu kecil
1 bh Gula merah, sisir halus

Caranya :
1. Aduk Tepung ketan, kelapa parut, garam, masukkan sedikit demi sedikit air panas. Uleni hingga kalis.
2. Panaskan wajan anti lengket di atas api kecil.
3. Pulung adonan sebesar kelereng besar atau menurut selera, taruh di atas wajan panas, tipiskan menggunakan Daun pisang atau sendok kayu atau lainnya. Adonan membentuk lingkaran.
4. Tunggu beberapa saat hingga kulit bawah matang. Balikan.
5.  Lalu isi di setengah bagian kulit dengan 2 - 3 bh potong Pisang atau 1 sdm buah Nangka, taburi dengan Gula merah secukupnya.
5. Lipat atau Tutup, tekan - tekan bagian pinggir agar menempel. Angkat. Sajikan panas.

Note :
1. Untuk variasi isi bisa di ganti dengan buah menurut selera
2. Ada beberapa sejenis kue tapel ini, salah satunya Kue Kippo dari Yogyakarta atau Kue Lekker dari Solo. Tapi dengan bahan sedikit berbeda.


Beberapa langkah pembuatan Kue Tapel



Kue Kecik ( Jawa Tengah ) dan Kue Cik Siti ( Bengkulu )




Untuk LBT#5 kali ini mengangkat tema Kue Tradisional Indonesia yang khusus dengan cara pematangan yang di panggang. Hmmmmmm... Pilihan salah satunya adalah kue kering ini, karena anakku lagi suka banget cookies ( Kuker ) dan Suami suka untuk bekal di bawa ke kantor nya... :D

KUE KECIK ( khas Jawa Tengah )
source. Sedap sekejap
modified. Vivi Nowotny

Bahan :
3 Putih Telur
150 gr Tepung ketan, sangrai
50 gr Gula Kastor
1/4 sdt Kayu manis bubuk ( Optional )
1/2 sdt Baking Powder
Garam sedikit

Caranya :
1. Ayak Tepung ketan yang sudah di sangrai bersama baking powder dan kayu manis bubuk, sisihkan.
2. Kocok menggunakan mixer kecepatan tinggi Putih telur hingga mengembang, masukkan gula pasir dan garam sedikitkocok kembali hingga putih dan kaku. Matikan mixer
3. Masukkan ke dalam campuran tepung ketan kedalam telur putih kocok, aduk menggunakan tangan. Uleni hingga kalis / tidak lengket pada tangan dan bisa di bentuk. ( Jika masih lengket, bisa di tambahkan sedikitttt sekali tepung ketan dan pengulenan agak lama )
4. Pulung adonan dan bentuk sesuai selera. ( Lonjong atau bulat ). Simpan di dalam loyang yang sudah di alasi kertas roti.
5. Panggang dengan suhu 160°C kurang lebih 15 menit atau hingga kecokelatan. Angkat dan dinginkan. Masukkan ke dalam wadah kedap udara. Sajikan.

Note :
Kue Kecik bisa di variasikan dengan memberikan celupan cokelat leleh ( ganache )


<3



KUE CIK SITI ( Khas Bengkulu )
source. Sedap sekejap
modified. Vivi Nowotny


Bahan :
200 gr Tepung beras
2 btr Telur bebek ( --> saya gunakan Telur Ayam ukuran besar )
75 gr Gula kastor
1/4 sdt adas manis bubuk ( fennel / fenchel )
1/4 sdt Vanilli
1/8 sdt Garam
1 bh Jeruk Lemon, Parut kulit nya

Caranya :
1. Kocok lepas Telur bersama vanilli, garam, dan adas manis bubuk. Sisihkan
2. Campur tepung beras bersama gula kastor. Masukkan kocokan telur. Aduk / Uleni hingga kalis dan adonan bisa di bentuk.
3. Ambil adonan sedikit ( menurut selera ), bulatkan dan pipihkan ( jangan tipis ). Simpan di atas Loyang yang sudah di alasi kertas roti. Hias atasnya dengan parutan Kulit Jeruk.
4. Panggang dengan suhu 160°C kurang lebih 15 menit atau hingga kecokelatan. Angkat. Dinginkan. Sajikan.


Note :
Untuk kedua Kue Kering diatas memang sedikit keras, tapi disitu salah satu  letak ciri dan khasnya kue kering tradisional yang menggunakan bahan baku Tepung Ketan dan Tepung beras. ^_^

Tuesday, 3 May 2011

Yamin Bihun




Cuaca dingin cocoknya ngebaso... pastinya ! hehehe... :D
Kebetulan persedian Minyak Ayam masih ada.. Tadinya ingin bikin Mie Ayam tapi pas lihat Bihun.. so berubah rencana.. :D


Yamin Bihun
by. Vivi Nowotny


Bahan :
200 gr Bihun.
10 bh Bakso siap pakai
Minyak Ayam ***
Kecap asin atau Kecap manis, sesuai selera
Garam secukupnya
Penyedap rasa


Ayam kecap :
350 gr Daging Ayam. ( Paha atau Dada atau Bagian lainnya )
3 siung Bawang putih, cincang halus.
1 sdm Kecap Ikan
1 sdm Saus Tiram
3 sdm Kecap Manis
1 sdt Gula pasir
1/2 sdt Merica bubuk
1/4 sdt Garam ( secukupnya )
2 sdm Minyak sayur
150 ml Air


Kuah :
Tulang - tulang Ayam
3 siung Bawang putih, memarkan
800 ml Air
1 sdt Gula pasir
1/2 sdt Merica bubuk
1/2 sdt Garam


Taburan - Pelengkap :
50 gr Daun Phok Choi atau Caisim, Potong - potong, rebus dalam air mendidih sebentar. Tiriskan. Sisihkan.
1 btg Daun bawang, iris tipis
Bawang goreng
Kerupuk
Sambal merah


Caranya :
1. Didihkan air secukupnya, masukkan bihun, rebus sebentar sampai mengembang / lunak. Tiriskan. Sisihkan.
2. Kuah :
Rebus air sampai mendidih, masukkan 300 gr Daging ayam. Rebus sebentar ( setengah matang ). Angkat Ayam. Ambil dagingnya lalu potong dadu kecil, ( sisihkan ). Masukkan kembali tulang - tulang ayam ke dalam kuah yang mendidih.
3. Kemudian masukkan bawang siung yang sudah dimemarkan, gula pasir, garam dan merica. Didihkan. Cicipi. Kalau rasa sudah pas masukkan bakso. Tunggu saampai bakso mengapung / matang. kecilkan api.
4. Ayam Kecap :
Panaskan minyak sayur, tumis bawang putih cincang hingga harum, masukkan daging ayam yang sudah di potong dadu kecil, Aduk hingga ayam berubah warna. Kemudian tambahkan gula pasir, garam dan merica, kecap ikan, saus tiram, kecap manis dan air, aduk sebentar. Masak hingga air / kuah habis. Angkat.
5. Penyajian :
Tuang ke dalam mangkuk saji 2 - 3 sdm Minyak Ayam, 1 sdm kecap asin / manis ( menurut selera ), garam sedikit dan penyedap rasa.  Campur rata. Masukkan bihun yang sudah di rebus, campur rata kembali. Tambahkan ayam kecap, phok choi, taburi dengan bawang goreng dan daun bawang secukupnya. Sajikan panas bersama baso kuah dan pelengkap lainnya secara terpisah.


*** Minyak Ayam :

Bahan :
Kulit Ayam + lemaknya ( sekitar 100 - 300 gr ), cuci bersih, potong - potong
4 siung Bawang putih, memarkan
300 ml Minyak sayur

Caranya :
1. Tuang minyak dalam wajan, masukkan kulit ayam dan bawang putih, masak di atas api kecil, hingga kulit ayam kering, angkat, saring, dan dinginkan.
2. Masukkan ke dalam botol gelas atau toples. Minyak siap di gunakan. 


Note :
1. Letak kelezatan mie atau bihun terletak pada Minyak ayam. ^_*
2. Lebih baik minyak ayam di simpan di dalam lemari es, untuk di gunakan di kemudian hari. 

Friday, 29 April 2011

Bubur Sagu ( Khas Ambon )



Salah satu teman baru datang mudik dan ngasih oleh-oleh sagu ambon dan kacang kenari. Hmmmmmm jadi berasa di bulan puasa makan bubur sagu ini :)



Bubur Sagu Ambon
Source. Tabloid Nova
Modified. Vivi Nowotny


Bahan :
150 - 200 gr Sagu Ambon
1 ltr Air
1 - 2 lbr Daun Pandan
1 ruas Jahe, kupas, memarkan
100 gr Gula Merah
80 gr Gula Putih ( bisa di kurangi atau di tambah sesuai selera )
1 bh Ubi Merah, kupas, potong kotak kecil atau menurut selera
1 genggam Kacang kenari, kupas, cincang ( Optional )


Kuah santan :
250 ml Air santan ( Saya memakai Santan siap pakai )
Sedikit garam
1 lbr Daun pandan
1/2 sdm Tepung Maizena, larutkan dengan 1 sdm Air.


Caranya:
1. Sagu Ambon di rendam dengan air sampai mengembang. Rendam sekitar 1 - 2 jam atau lebih . Angkat. Tiriskan.
2. Rebus Gula merah dan Gula putih, sampai gula larut. Saring.
3. rebus kembali air gula bersama Pandan, Jahe dan Ubi merah. Sampai ubi merah matang / empuk. Masukkan Sagu ambon. Aduk sampai tercampur dan mengental. Cicipi. Angkat.
4. Kuah santan : Jerang santan bersama garam dan daun pandan di atas api kecil sampai panas dan mendidih. Tuang larutan Maizena aduk sampai mengental. Angkat.
5. Sajikan Bubur sagu dalam mangkuk dan tuang Kuah santan dan taburi dengan kenari secukupnya.




Note :
1. Saya suka sekali dalam Bubur sagu ada campuran Ubi merah tapi karena anakku nggak suka Ubi merah.. jadi Ubi merah di rebus terpisah sebagai taburan bersama Kenari cincang . :D
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...